Bagikan

Saturday

Nominasi Level Sempurna per 30 November 2009

Al Hamdulillah saya Masuk nominasi Sempurna Level 3.


Hayo Ikutan gabung...!!!









Tadi saya cek lewat YM, dan saya sudah punya mitra sebanyak 108. Ini screen shootnx.















Oya, Nich ada Artikel Bagus.

11 +1 Alasan Mengapa Bisnis Pulsa Isi Ulang di Bonuspulsa.com

1. Mengapa Bonuspulsa.commemungut Biaya Pendaftaran, sedangkan di dealer lain bisa gratis?
Bonuspulsa.commemungut biaya pendaftaran yang kemudian dialokasikan sebagai deposit awal, Komisi Sponsorship, Komisi Jaringan dan Alokasi untuk Perusahaan. Alokasi untuk Perusahaan adalah penggantian atas investasi pembangunan sistem yang telah dilakukan serta pemeliharaan dan peningkatan kapasitas sistem. Bonuspulsa.comtidak ingin membebankan biaya investasi ke dalam harga jual karena bisa membuat harga jual pulsa isi ulang menjadi lebih mahal dari yang sekarang berlaku. Silakan bandingkan harga jual pulsa isi ulang di Bonuspulsa.comdengan di tempat lain yang tidak memungut biaya pendaftaran. Perlu diketahui bahwa Bonuspulsa.comtidak memungut royalty dari Biaya Pendaftaran member baru.

2. Mengapa Bonuspulsa.commemberikan Komisi Sponsorship?
Bonuspulsa.commemberikan Komisi Sponsorship sebagai penghargaan kepada Mitra yang telah berhasil merekrut member baru. Untuk memperoleh member baru, para Mitra perlu melakukan promosi baik secara offline atau online yang tentu saja membutuhkan biaya. Misalnya biaya untuk melakukan komunikasi telepon, SMS atau koneksi internet. Komisi Sponsorship diharapkan dapat membantu menutup biaya promosi tersebut dan menjadi stimulan bagi Mitra untuk terus merekrut member baru.

3. Mengapa Bonuspulsa.commemberikan Komisi Jaringan, bukankah model itu seperti permainan money game?
Bonuspulsa.commemberikan komisi jaringan sebagai wujud penghargaan kepada Mitra yang lebih dahulu bergabung. Komisi jaringan ini bukan hasil dari menggandakan uang sebagaimana yang biasa berlaku dalam money game, karena sumber dana yang digunakan untuk pembayaran Komisi Jaringan sangat jelas dan perhitungannya pun bisa ditelusuri secara transparan.

4. Mengapa Bonuspulsa.comhanya memberikan deposit awal Rp 15.000 dari biaya pendaftaran Rp 69.000, sementara di dealer lain biaya pendaftaran sepenuhnya menjadi deposit awal ?
Bonuspulsa.commemberikan deposit awal Rp 15.000 dengan harapan Mitra baru dapat segera melakukan transaksi isi ulang pulsa. Beberapa dealer lain menentukan biaya pendaftaran yang lebih mahal tanpa memberikan deposit awal. Untuk dealer jaringan yang memberikan deposit awal 50% atau bahkan 100% dari biaya pendaftaran, bisa jadi dealer tersebut tidak memberikan hak bisnis kepada member baru. Silakan perhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku pada dealer tersebut, mungkin ada ketentuan yang mewajibkan member untuk meningkatkan status keanggotaan sebelum memiliki hak bisnis mengembangkan jaringan. Syarat tersebut biasanya bisa dipenuhi setelah menjadi member dengan cara membayar sejumlah uang atau merekrut beberapa member baru. Bonuspulsa.comtidak memberlakukan syarat tersembunyi seperti ini.

5. Mengapa Bonuspulsa.commenggunakan sistem matriks 3x10?
Bonuspulsa.commenggunakan jaringan dengan sistem matriks 3x10 agar perkembangan jaringan dapat terarah dan sistematis. Sistem matahari cenderung menghasilkan bentuk jaringan yang tidak beraturan. Bentuk 3x10 level dipilih dengan pertimbangan bentuk tersebut realistis untuk diwujudkan. Terlalu banyak sisi horizontal (maksudnya lebih dari 3) akan menambah beban Mitra dalam merekrut downline dan membentuk jaringan sempurna. Terlalu dalam sisi vertikal (maksudnya lebih dari 10 level) akan menambah alokasi biaya Komisi Jaringan dan Komisi Transaksi yang bisa berakibat Biaya Pendaftaran menjadi lebih tinggi dan/atau Harga Jual menjadi lebih mahal. Sebaliknya, terlalu dangkal sisi vertikal (maksudnya kurang dari 10 level) akan mengurangi potensi pendapatan dari Komisi Jaringan dan Komisi Transaksi. Bentuk 3x10 level diharapkan menjadi bentuk ideal diantara berbagai kelebihan dan kekurangannya.

6. Mengapa Bonuspulsa.commenggunakan sistem spillover ?
Bonuspulsa.commenggunakan sistem spillover sebagai konsekwensi dari penggunaan sistem matriks 3x10 level. Dengan sistem spillover, apabila seorang Mitra telah berhasil memenuhi jumlah downline dalam suatu level tertentu, makan Member baru yang direkrut akan ditempatkan pada level di bawahnya. Spillover tidak merugikan Sponsor/Upline karena member baru tetap dalam jaringan lurus ke bawah. Spillover jangan dipandang sebagai memanjakan downline pasif, tapi merupakan sarana memancing semangat bagi downline yang belum sempat rekrut member baru.

7. Mengapa Bonuspulsa.commenjual pulsa isi ulang lebih mahal dibandingkan dealer lain?
Bonuspulsa.comadalah dealer pulsa isi ulang sistem jaringan yang harus mengalokasikan sejumlah dana untuk membayar Komisi Transaksi kepada para upline. Dana yang harus dialokasikan untuk membayar Komisi Transaksi sebesar Rp 300 per transaksi. Oleh karena itu, apabila dibandingkan dengan dealer lain yang tidak menggunakan sistem jaringan, maka bisa jadi harga di Bonuspulsa.comlebih mahal. Namun demikian, Bonuspulsa.comtelah menetapkan harga jual yang kompetitif di bawah harga pasaran secara konvensional (harga konter). Anda boleh saja bergabung dengan dealer lain yang tidak menerapkan sistem jaringan, dengan konsekwensi kehilangan kesempatan pendapatan tambahan seperti yang diperoleh dari bonuspulsa.com.

8. Mengapa Bonuspulsa.commengenakan biaya SMS reply ?
Bonuspulsa.comadalah juga pengguna telepon seluler yang harus tunduk pada ketentuan operator telepon seluler. Sebagai pengguna telepon seluler, maka apabila Bonuspulsa.commengirim SMS kepada Mitra, harus membayar biaya SMS kepada operator. Biaya inilah yang disebut sebagai biaya SMS reply dan secara riil dibebankan kepada Mitra sebesar Rp 50 per SMS. Tarif ini jauh lebih murah dibandingkan beberapa dealer jaringan yang lain. Bonuspulsa.commengenakan biaya SMS reply karena tidak ingin memasukkan biaya ini sebagai komponen harga jual pulsa isi ulang. Coba bandingkan harga jual pulsa isi ulang di Bonuspulsa.comdengan dealer jaringan lain yang tidak mengenakan biaya SMS reply. Suatu saat, apabila ada operator sudah tidak lagi mengenakan biaya pengiriman SMS, maka biaya SMS reply juga akan dihapuskan. Untuk saat ini, sebagai jalan keluarnya, Bonuspulsa.commemperkenalkan transaksi melalui Yahoo Messenger untuk menghindari biaya SMS reply.

9. Mengapa Bonuspulsa.comtidak mengenal status Master Dealer, Dealer, Agen atau sejenisnya?
Bonuspulsa.comhanya mengenal istilah Mitra untuk seluruh member yang bergabung dengan hak yang sama. Seluruh Mitra, baik lama maupun baru, baik yang sudah mempunyai downline atau yang belum mempunyai downline, menjalankan sistem yang sama dengan harga jual yang sama. Dengan sistem ini, diharapkan seluruh Mitra bisa bersaing secara sehat tanpa ada yang diberi keistimewaan tertentu. Mitra yang memiliki jaringan yang besar harus membeli pulsa isi ulang dengan harga yang sama dengan Mitra yang baru bergabung. Mitra yang baru bergabung langsung memiliki hak bisnis secara penuh, sama dengan hak bisnis yang dimiliki oleh Mitra lama. Coba perhatikan dealer jaringan lain yang mengenal istilah Master Dealer, Dealer, Agen atau sejenisnya. Pada dealer jaringan seperti itu hak bisnis penuh hanya diberikan kepada Master Dealer, dimana status tersebut bisa diperoleh dengan merekrut sejumlah member atau membeli hak bisnis (membayar lebih mahal) kepada Pengelola/Perusahaan.

10. Mengapa Bonuspulsa.comtidak mengenal sistem bynari/pasangan?
Bonuspulsa.comtelah merancang sistem yang sederhana, mudah dipahami, transparan dan tidak merugikan Mitra. Seluruh alokasi untuk bonus sudah diperhitungkan dengan tepat dan tidak mengendap di Perusahaan. Apabila memberlakukan sistem bynari/pasangan/sejenisnya, maka alokasi bonus harus disimpan dulu di Pengelola/Perusahaan. Pembayaran bonus kepada member hanya dilakukan apabila member memenuhi syarat pasangan dan tidak terjadi flush out. Selalu saja ada penyebab yang mengakibatkan member tidak memenuhi persyaratan dan bonus tidak perlu dibayarkan. Bonus yang tidak dibayarkan inilah yang akan menjadi sumber keuntungan tambahan bagi Pengelola/Perusahaan. Bonuspulsa.comsebagai dealer pulsa isi ulang tidak ingin menikmati keuntungan dengan cara ini. Oleh karena itu Bonuspulsa.comtidak memberlakukan sistem bynari/pasangan.

11. Mengapa Bonuspulsa.comtidak membuka kantor cabang di luar Jakarta seperti dealer jaringan yang lain?
Bonuspulsa.com fokus pada efisiensi transaksi agar beban biaya administrasi dan umum bisa diminimalkan. Biaya administrasi dan umum adalah merupakan komponen dari harga jual pulsa isi ulang. Membuka kantor cabang, akan meningkatkan beban biaya administrasi dan umum yang berakibat meningkatnya harga jual pulsa isi ulang. Silakan bandingkan harga jual di Bonuspulsa.com dengan harga jual dealer lain yang membuka kantor cabang di banyak tempat. Meskipun tidak membuka cabang di luar Jakarta, Bonuspulsa.com tetap berkomitkan memberikan pelayanan maksimal kepada Mitra dari seluruh Indonesia.
Masih ada yang kurang atau tidak sepakat dengan uraian tersebut di atas, jangan segan menghubungi saya lewat SMS ke 085259915993 atau yahoo messenger ke id luluspitu atau email ke luluspitu@yahoo.co.id

Sebelum saya (Guskun) posting tulisan ini, saya sempat sharing dan mendapat kabar dari ibu Katty Natan Danibahwa sudah ada domain baru dengan url http://www.bonuspulsa.co.id. Oleh karena itu, muncul 1 alasan tambahan berikut ini :

12. Mengapa Bonuspulsa.commembuat domain dengan url http://www.bonuspulsa.co.id?
Bonuspulsa.commenyadari bahwa domain *.com adalah domain yang bisa diperoleh dengan mudah oleh siapa saja, dengan nama apa saja tanpa menunjukkan legalitas badan hukum kepada Lembaga yang berwenang di Indonesia. Oleh karena itu, PT Baraka Multi Utama sebagai sebuah badan hukum yang sah telah mengajukan nama domain kepada Pengelola Nama Domain Indonesia. Setelah memenuhi persyaratan administratif yang ditentukan, diperoleh nama domain dengan url http://www.bonuspulsa.co.id. Dua nama domain tersebut akan digunakan secara bersama-sama. Sampai saat ini, belum banyak atau bahkan belum ada dealer pulsa isi ulang yang menggunakan nama domain *.co.id sebagai wujud legalitas badan usahanya.

Sumber:
Ditulis di Jakarta pada tanggal 29 Oktober 2008 dan disempurnakan tanggal 30 Oktober 2008 sebagai rangkaian tulisan tentang Pulsa Isi Ulang di http://www.guskun.com
Continue Reading...

Friday

Bisnis Pulsa - TANPA TARGET PENJUALAN



UBAH HP ANDA MENJADI SUMBER PENGHASILAN TANPA BATAS!! Hanya dengan investasi Rp 69.000 sekali seumur hidup!

BONUSPULSA adalah Perusahaan Dealer Voucher Pulsa Elektrik yang berbadan hukum berskala menengah dan besar (PT - bukan CV atau bentuk tidak jelas lainnya) dengan REKENING BANK PERUSAHAAN.

Kami menawarkan penghasilan tambonuspulsabahan dan utama bagi SEMUA ORANG dengan menawarkan sistem voucher elektrik untuk semua operator seperti: Mentari, Indosat M3, Simpati, As, XL Bebas & Jempol, Telkom Flexi, Fren, Esia, StarOne, Three dalam 1 chip dengan harga yang MURAH (baca KESAKSIAN) TANPA TARGET PENJUALAN MINIMUM dan TANPA RESIKO DEPOSIT PULSA HANGUS.

Bisa digunakan untuk mengisi pulsa handphone anda sendiri, keluarga, teman, dan orang di sekitar Anda. Hanya dengan mendaftarkan satu nomer GSM/CDMA saja, baik pasca maupun prabayar, anda sudah dapat melakukan pengisian pulsa untuk ke semua nomer GSM/CDMA.

Hanya sekali pendaftaran, MASA KEANGGOTAAN SEUMUR HIDUP, BAHKAN INCOME PASIF BISA DIWARISKAN KE ANAK CUCU!! Tidak ada tutup poin atau persyaratan paksaan lainnya. Potensi bonus milyaran rupiah ditambah dengan bonus jaringan sempurna berupa Handphone, Liburan, Mobil dan UANG TUNAI 1 MILYAR.

Mengapa bergabung ?

* Harga relatif lebih murah.
* Komisi transaksi sampai Rp.5 - 50 / transaksi.
* Komisi pendaftaran dari Rp.500 - Rp.10.000.
* Support web reporting untuk memonitor transaksi group anda.
* Bisa transaksi isi ulang pulsa via chat YM dgn cepat dan gratis.
* Mendapatkan Web Replika untuk promosi: http://www.bonuspulsa.com/id_anda Contoh
* Biaya registrasi untuk menjadi mitra BonusPulsa murah dan terjangkau.
* Hanya dengan 1 Simcard GSM/CDMA maupun pra dan pasca bayar!.
* Dukungan penuh costumer service via chat maupun email.
* Transaksi isi ulang 24 jam non-stop.
* Bebas fee deposit dan deposit tidak akan hangus.
* Penerapan 1 harga voucher untuk semua mitra.
* Produk pulsa elektronik yang lengkap
* Dapat transfer deposit, pencairan komisi dlm bentuk tunai ke rekening bank anda.
* Tidak ada target penjualan / tutup point.
* Pendaftaran mitra baru dapat dilakukan oleh setiap mitra.
* Limpahan mitra dari pendaftar via website tanpa link sponsor (random & spill).
* Biaya SMS Transaksi Rp 9 , SMS lainnya Rp 15 !

Daftarkan Diri Anda di SINI


Continue Reading...

Saturday

10 Easy Tips to Help You Profit From Your Website


Hundreds of thousands of webmasters across the world make money online with their websites. Why not you? Here are 10 easy tips that you can use on your website to make it profitable. As with any good website however, you first need quality original content!

1. Google AdSense - Make money selling advertising space. While banner ads are not worth your time for the most part, Google AdSense is. Many web site owners make a comfortable living off of AdSense profit alone.

2. Affiliate Marketing - Make money referring your website traffic to other websites. Don't have a product? That is 100% O.K. Just add someone else product to your site by joining an affiliate program and forget about it. If you have related content (free information) you will see a slow trickle of income from your affiliate links.

3. Write an eBook - Sell your own idea or product. I know it sounds like a day dream, but people do this all the time. In fact, it is the most common method that people use to make money. Write an eBook, offer consultations, or make something people will use. In this category, you are only limited by your imagination.

4. Create an online directory - Sell text links. Add a directory area to your site and offer to place links to other web sites for a small fee.


5. Become a Paid Blogger. Offer to blog for companies. Blogging is fast becoming an important link building strategy for online companies. There are hundreds of small businesses that could benefit from a professional blog but, do not have the resources to hire a full time employee. You have a website, put it to use!

6. Open your own eBay store. Buy low, sell high. There is no easier place to sell than online with your own eBay store. You can concentrate on a particular type of product like coins and antiques or you can sell a wide variety.

7. Host an online competition. Offer prizes for the first, second and third place winners. Your competition can be on almost anything. Think of a way to offer a competition, create a small entry fee and you are set!

8. Create a member only area. You can create a members only site about anything from Fan Clubs, Online Newsletters, Courses and Training, Stock Trading Tips, Dating Sites, Personal Advice, Horoscopes, Family Trees, and so on. Again, your only limitation is your imagination. If you have a site already up and running, offer something in your paid member's area that they cannot easily get for free.

9. Begin a paid advice service. Free information is great and will draw readers to your site. Once there, help the reader out with some basic information. Save the real "meat" for those that are willing to pay a small fee.

10. Sell your site. Why drag on a project for years when you can get in, get out and turn a quick (albeit smaller) profit? Create your site, get it listed in the search engines, make sure you get a few dollars a week in online advertising and sell your site for a few thousand dollars.



Author Bio
Joshua Watson is the author and webmaster for both Making Money Online and www.urhowto.com websites. In addition to being a webmaster for over 10 years, Joshua has also worked as an Engineer for ABC and Dish Network as well as a Project Manager for AOL Broadband.
Continue Reading...

Usaha Studio Photo Mini


Sekarang makin banyak kamera digital yang dijual dengan harga murah, apalagi yang jenis pocket. Ini bisa menjadi peluang usaha kecil yang sangat menguntungkan bila kita tahu cara memanfaatkan peluang usaha modal kecil ini, seperti dengan membuka membuka studio photo kecil-kecilan atau studio photo mini, termasuk usaha cetak photo.

Apalagi kalau Anda sudah punya counter toko HP dan isi pulsa HP, Anda tinggal menambahkan saja usaha modal kecil ini.

Alat yang dibutuhkan :
- Kamera digital (bisa diganti dengan HP berkamera)
- Tripot
- Komputer
- Printer


Modal Kerja :
Kertas Photo A4 Rp. 800/lbr + tinta 500/lbr = Rp. 1.300/lbr

Harga Jual
1lbr A4 = 12 lbr ukuran 2R, jadi 12 x 1.000 = Rp. 12.000/lbr

Keuntungan
Rp. 12.000 - Rp. 1.300 = Rp. 10.700/lbr A4


Kalau toh, misalkan harga-harga kamera dan kertas naik, usaha cetak dan foto digital ini pun masih layak untuk dipertimbangkan.
Bagaimana menurut Anda??? :)
Continue Reading...

Thursday

Ubi Cilembu Potensi Pangan Lokal yang Populer di Pasar Internasional


Ubi jalar dikenal dengan nama ketela rambat, huwi boled (Sunda), tela rambat (Jawa), sweetpotato (Inggris), dan shoyo (Jepang) merupakan sumber karbohidrat yang cukup penting dalam sistem ketahanan pangan kita. Selain karbohidrat sebagai kandungan utamanya, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan) dan serat (pektin, selulosa, hemiselulosa).

Ada beberapa varietas ubi jalar yang ada di Indonesia yaitu Daya, Borobudur, Prambanan, Mendut, Kalasan, Muara Takus, Cangkuang, Sewu. Sedangkan varietas-varietas yang baru dilepas tahun 2001 antara lain: Cilembu yang berasal dari Sumedang. Masing-masing varietas memiliki rasa khas yang berbeda-beda.

Ubi Cilembu merupakan salah satu produk pertanian unggulan bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang. Daerah penghasil ubi cilembu adalah Cilembu, Cadas, Pangeran, Sumedang. Ubi cilembu berkulit gading, berurat, dan panjang, sedangkan getahnya akan meleleh seperti madu ketika dipanggang. Ubi ini sangat manis dan pulen, berbeda dengan ubi kebanyakan. Rasa manis dari ubi Cilembu akan lebih terasa apabila ubi dibakar dalam open, terutama apabila ubi mentah telah disimpan lebih dari satu minggu. Rasa manis ini merupakan sumber energi bagi orang yang mengkonsumsinya, sehingga cocok apabila disantap sebagai hidangan untuk sahur maupun buka puasa.

Silahkan anda mampir ke daerah sekitar kecamatan Tanjungsari, atau daerah sepanjang Jatinangor dan Cadas Pangeran. Disana banyak terdapat penjual yang menjajakan ubi cilembu di sisi kanan kiri jalan raya.

Pengolahan:
Pada umumnya produk ubi Cilembu diperdagangkan dalam bentuk ubi bakar / oven. Ubi yang siap diproses adalah ubi yang telah disimpan 5-7 hari setelah dipanen. Ciri ubi yang telah siap diolah/di-oven adalah ketika ubi terasa lebih lemas (tidak kaku) ketika dibengkok-bengkokkan, berat menyusut serta kulit sudah sedikit keriput.

Pengolahan Ubi Cilembu yang umum dilakukan adalah dengan cara di-oven selama kurang-lebih 30-90 menit (tergantung ukuran ubi) hingga ubi menjadi lunak dan mengeluarkan sejenis cairan lengket gula madu yang manis rasanya. Spesifikasi ada cairan madu tersebut hanya didapati pada ubi Cilembu. Inilah yang menjadi keistimewaan ubi cilembu dibanding ubi lainnya. Karena itu, umbi Cilembu disebut juga dengan umbi si madu. Setelah di-oven Ubi akan tahan hingga 2-3 hari pada suhu normal, dan jika ingin lebih awet bisa dimasukkan kedalam lemari pendingin dan dihangatkan kembali bila ingin dikonsumsi.

Selain dibakar / oven ubi cilembu juga sudah diolah dan diperdagangkan dalam bentuk kripik, tape, dodol, keremes, selai, saus, tepung, aneka kue, mie, dan sirup.

Komoditas Ekspor.
Ubi Cilembu mempunya nilai ekonomi tinggi bahkan potensial sebagai penghasil devisa melalui ekspor. Ubi Cilembu telah mampu menembus pasar regional maupun internasional. Ubi jalar Cilembu asal Sumedang sejak lama telah menembus pasar ekspor di Singapura, Malaysia, Korea, dan Jepang. Di Jepang, ubi jalar telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan tradisional dan juga diolah menjadi ethanol, bahan baku kosmetik dan minuman khas Jepang shake. “ Kalangan industri Jepang menilai ubi Cilembu, sangat bagus untuk dijadikan bahan baku kosmetik dan minuman”.

Penyimpanan:
Ubi Madu Cilembu adalah komoditi yang mudah sekaligus sulit dalam penanganannya. Penyimpanan Ubi Madu Cilembu haruslah dilakukan secara baik agar tidak rusak maupun busuk. Umumnya dalam kondisi mentah Ubi Madu Cilembu bisa bertahan selama 3-4 minggu, namun ini akan sulit tanpa perawatan yang tepat.
Cara penyimpanan yang baik adalah dengan menyimpannya pada ruangan terbuka dan tidak lembab lalu diberi alas kardus atau karung agar ubi tidak langsung menyentuh lantai yang dapat mengakibatkan ubi terkena hawa dingin dan menjadi lembab.
Continue Reading...

Friday

Like a New Baby Grows


Start a business like a baby that is growing, slowly but surely be getting bigger and getting stronger, ranging from lying down, crawling walking and running. How can you run if you previously could not walk, like where to go if you previously did not crawl, everything was always there from the beginning and end of something is the beginning of something new anyway, so do not stop trying and innovate, because as he said his Walt Disney all started from a mouse, without innovation, we will die
Continue Reading...

Instant Soybean Powder Products MARASAKE

Bubuk Kedelai Instant MARASAKE



Kedelai adalah salah satu sumber makanan yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Masyarakat kita telah mengenal berbagai produk olahan berbahan baku kedelai di antaranya tahu, tempe, kecap dan susu/sari kedelai. Khususnya bubuk kedelai mulai dikenal luas dan digemari, selain sebagai minuman keseharian juga dapat digunakan sebagai terapi nutrisi untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif.
Bubuk Kedelai Instant MARASAKE merupakan produk olahan yang berasal dari kedelai lokal pilihan berbentuk serbuk yang juga dapat digunakan sebagai minuman alternative karena baik untuk kesehatan dan bisa dikonsumsi setiap hari mulai anak balita hingga manula termasuk juga ibu mengandung dan menyusui, dikarenakan tidak ada efek samping bagi tubuh.
Bubuk Kedelai Instant MARASAKE merupakan salah satu produk dari Pondok Modern Sumber Daya At-Taqwa yang beralamat di Jl.K.H.Wachid Hasyim 304 Tanjunganom Nganjuk - Jawa Timur, buah dari kreatifitas santriwan dan santriwati yang pada awalnya diproduksi hanya untuk konsumsi kalangan pondok namun seiring perjalanan waktu melihat animo masyarakat sekitar yang cukup tinggi maka MARASAKE mulai diproduksi secara massal dan mulai didistribusikan ke berbagai wilayah di pulau Jawa, Bali dan Sumatra walau belum menyeluruh, dengan harapan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Bahan baku kedelai yang digunakan untuk pembuatan bubuk kedelai instant Marasake berasal dari kedelai lokal yang banyak ditanam masyarakat sekitar Pondok pada khususnya dan masyarakat Nganjuk pada umumnya, yang mana sebelum diolah telah melalui proses penyeleksian yang cukup ketat sehingga hanya kedelai pilihan dan memenuhi standarlah yang diproses lebih lanjut sehingga MARASAKE dapat dijamin kwalitasnya mulai awal produksi hingga akhir.

Bubuk Kedelai Instant MARASAKE telah teruji secara klinis dengan dikeluarkannya sertifikat dari Dinas Kesehatan Depkes P – IRT. 206351801228 dan Hasil Uji Laboratorium TPHP Fak. Teknologi Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta No. 35/HA/220708

Keunggulan Bubuk Kedelai Instant MARASAKE :
• Dibuat dari kedelai lokal pilihan bukan kedelai import.
• Diolah secara alami hingga mampu mempertahankan kandungan utama kedelai seperti isoflavon, lesitin, saponin dan asam amino esensial lainnya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
• Dengan pengolahan alaminya mampu menghilangkan senyawa - senyawa protease inhibitor (penghambat pencernaan protein dalam tubuh) dan anti nutrien yang terdapat pada kedelai mentah.
• Tanpa ada tambahan bahan kimia apapun baik itu bahan pengawet, pewarna, perasa, pemanis buatan ataupun zat adiktif lainnya.
• Memiliki rasa yang nikmat dan lezat tanpa meninggalkan rasa alami kedelai yang gurih namun tidak berbau langu sehingga bisa dikonsumsi bagi yang tidak menyukai aroma asli kedelai.
• Disajikan dalam bentuk yang praktis dan higienis
• Dapat disajikan dengan ditambahkan rasa sesuai selera, misal ditambahkan dengan gula, sirup, madu, jahe, creamer,dll
Manfaat Bubuk Kedelai Instant MARASAKE :
• Menurunkan kadar kolesterol
• Mencegah kanker / tumor
• Mencegah diabetes
• Menguatkan tulang dan mencegah osteoporosis
• Mencegah hipertensi
• Memperlancar sirkulasi darah
• Mencegah gangguan ginjal
• Mengatasi gangguan pencernaan
• Mengatasi obesitas
• Mengatasi gangguan menopause
• Mencegah penuaan dini
• Meningkatkan daya tahan tubuh
• Menjaga keseimbangan hormonal
• Mengatasi asam urat
Continue Reading...

Wednesday

A Business Process ( I )



Definitions

A business process or business method is a collection of related, structured activities or tasks that produce a specific service or product (serve a particular goal) for a particular customer or customers. It often can be visualized with a flowchart as a sequence of activities.
There are three types of business processes:

Overview

1. Management processes, the processes that govern the operation of a system. Typical management processes include "Corporate Governance" and "Strategic Management".
2. Operational processes, processes that constitute the core business and create the primary value stream. Typical operational processes are Purchasing, Manufacturing, Marketing and Sales.
3. Supporting processes, which support the core processes. Examples include Accounting, Recruitment, Technical support.

A business process begins with a customer’s need and ends with a customer’s need fulfillment. Process oriented organizations break down the barriers of structural departments and try to avoid functional silos.

A business process can be decomposed into several sub-processes, which have their own attributes, but also contribute to achieving the goal of the super-process. The analysis of business processes typically includes the mapping of processes and sub-processes down to activity level.

Business Processes are designed to add value for the customer and should not include unnecessary activities. The outcome of a well designed business process is increased effectiveness (value for the customer) and increased efficiency (less costs for the company).

Business Processes can be modeled through a large number of methods and techniques. For instance, the Business Process Modeling Notation is a Business Process Modeling technique that can be used for drawing business processes in a workflow.

History

Adam Smith
One of the first people to describe processes was Adam Smith in his famous (1776) example of a pin factory. Inspired by an article in Diderot's Encyclopédie, Smith described the production of a pin in the following way:

”One man draws out the wire, another straights it, a third cuts it, a fourth points it, a fifth grinds it at the top for receiving the head: to make the head requires two or three distinct operations: to put it on is a particular business, to whiten the pins is another ... and the important business of making a pin is, in this manner, divided into about eighteen distinct operations, which in some manufactories are all performed by distinct hands, though in others the same man will sometime perform two or three of them.”

Smith also first recognized how the output could be increased through the use of labor division. Previously, in a society where production was dominated by handcrafted goods, one man would perform all the activities required during the production process, while Smith described how the work was divided into a set of simple tasks, which would be performed by specialized workers. The result of labor division in Smith’s example resulted in productivity increasing by 24,000 percent (sic), i.e. that the same number of workers made 240 times as many pins as they had been producing before the introduction of labor division.

It is worth noting that Smith did not advocate labor division at any price and per se. The appropriate level of task division was defined through experimental design of the production process. In contrast to Smith's view which was limited to the same functional domain and comprised activities that are in direct sequence in the manufacturing process, today's process concept includes cross-functionality as an important characteristic. Following his ideas the division of labor was adopted widely, while the integration of tasks into functional, or cross-functional, process was not considered as an alternative option until much later.
(be continue...)
Continue Reading...

Sunday

Financial Econometrics


This course is about the intersection of finance theory and statistical techniques. Finance theory produces models that must be verified or falsified with data from real world markets, which often requires advanced statistical tools. Conversely, statistical analysis of financial data can lead to empirical facts that are inconsistent with existing theories, begging for new models or investment strategies.

The course begins with an overview of models of time-varying expected returns and time-varying risk. These models are then used together to describe the tradeoff between risk and return in a cross section of assets, which is central to modern portfolio analysis. The latter part of the course covers long run relationships between asset prices, including present value models and bid-ask spreads, and models for high frequency (intraday) financial data and how to use those models to evaluate trade execution strategies. The course also introduces the statistical tools, including maximum likelihood, robust inference, and co integration analysis, that are required to understand and apply these models using financial market data.

Students who complete Financial Econometrics will have a core set of tools essential to modern finance practitioners as well as an understanding of how those tools relate to modern finance theory. The course also offers a brief introduction to Mat lab, a computing package used in many Booth finance courses. This course is thus an ideal lead-in to upper level empirical finance courses.
Continue Reading...

Econometrics and Statistics in Modern Business



Business Statistics

The first course in our statistics sequence, Business Statistics is designed with two broad objectives in mind. First, it is a “ground up” statistics class, designed to be accessible to students with no prior knowledge of statistics. However, it is also designed to give students background in data analysis, probability, and statistics sufficient for all but a handful of upper level elective courses at the Booth.

To accomplish these goals, the course begins with data analysis and probability, building toward statistical inference and eventually culminating with linear regression in the final weeks of the quarter. Much of the material is similar to a college-level statistics class, but the pace is considerably faster and the emphasis is on understanding over memorization of formulas.

Business Statistics is concept-based rather than case-based. It is both impossible and counterproductive to introduce (or to ask students to memorize) all of the wide variety of techniques and terminology used in different fields of business to solve many different problems. Instead, we focus on unifying these techniques around a set of core quantitative tools and concepts. Students leave Business Statistics with an understanding of the key elements in statistical analysis, providing a robust conceptual foundation that enables students to understand, apply, and interpret the results of statistical techniques in any business environment.
Continue Reading...

E-commerce and business growth in Indonesia



Introduction

Trading activities have been carried out by our ancestors since time immemorial. Ancient method of trading is done by barter, the exchange by trading goods with the goods, then the way it started was left switched to the conventional way of trading is a way that brings trade between the seller and buyer in a place that we call the market, both in traditional markets as well as supermarkets. If the traditional market buyers can bid while the price of goods in supermarkets, the price of goods not negotiable.

In accordance with the development, commercial activity has also experienced various changes, One of the ways that are popular these days is how to trade through electronic media, the authors review will only focus on the use of electronic media into the use of computers connected to the internet that we usually call by the term e-commerce. Perhaps the term is for some people in our country still sound familiar, but not so in developed countries. In the United States, e-commerce has become a common practice in commercial activities of their inhabitants.

As we all know that today the Internet is a communications medium that was popular in Indonesia and in the world. Many reasons underlie the selection back on the Internet as their communication medium, these reasons include the ease and convenience of communicating via the Internet, because the Internet is a communications network so extensive that all the people in any part of the world can communicate and exchange information rapidly.

From year to year, Internet users, especially in Indonesia to grow, from recent data collected by APJII (Internet Service Providers Association of Indonesia) more Internet users has increased, from their latest data, during the year 2007 Internet users in Indonesia has reached 25 million people , whereas in previous years Internet users numbered about 18 million people. From these data show that only in a single year increase in Internet users has reached 39%. Actually not too surprising that the increase of Internet users because more and more cafe-cafe, apart from that mobile phones have become lifestyle also has been equipped with GPRS facility to access the Internet. From various kinds of easy access to the internet, APJII estimates that in 2008 Internet users will rise by 40%.

Increasingly familiar with the Internet in Indonesia society is an opportunity for entrepreneurs to further develop e-commerce in our country.


Discussion

As described above, that e-commerce is a way of trading by using electronic equipment in particular is the internet. Ecommerce Technology itself has long been used on the Internet that is derived from services EDI (Electronic Data Interchange) EDI service which has expanded so rapidly in countries that have a computer and telephone networks with unlimited access to obtain the required data very quickly.
According to David Baum opinion states that: "e-commerce is a dynamic set of technologies, applications, and business process that link enterprises, consumers, and communities through an electronic transaction and the electronic exchange of goods, services, and information ". That e-commerce is a dynamic set of technologies, applications and business processes that connect corporate, consumers and communities through electronic transactions and trade in goods, services and information made electronically.
In the modern business world today which focuses on convenience and speed of transactions, e-commerce is one of the alternative ways that trade can benefit all parties, both the consumer, as well as the producers and sellers (retailers). Benefits for consumers include:

In the modern business world today which focuses on convenience and speed of transactions, e-commerce is one of the alternative ways that trade can benefit all parties, both the consumer, as well as the producers and sellers (retailers). Benefits for consumers include:


1. Time efficiency, by using e-commerce, shopping time becomes shorter, because consumers do not need to go to a place to buy an item. Consumers just need to sit in front of the computer connected to the internet, then look for sites that provide goods to be purchased. Different if we shopped the market, we will take a lot of time to travel from home to the market, not to mention the time we wasted a lot of haggling a good price and also need time to choose what goods to buy it.

2. Factor prices, the price of goods sold through e-commerce is cheaper than the price in a store, it is because the distribution channels from producers of goods to the seller is shorter than conventional stores.

3. With e-commerce, consumers can conduct transactions anywhere, anytime without any restriction of time and place, it is an obstacle that we encounter when we are dealing in a particular place (the markets or shops), very rarely shop or market - stores open 24 hours a day.

4. Comfort factor, transactions in e-commerce promises convenience for the consumer, they do not have such overcrowding in the market, do not need to queue in the payment process and they also do not have to worry about the possibility of pickpockets or robbers. As for sellers and producers, the use of e-commerce will bring benefits in the form:

1. Reduce operational costs, especially costs associated with paper, such as: the cost of letters, notes, receipts, receipts and others. That is because all the DTA-data, whether the customer data, item data and sales data has been stored in the database, so do not need to be printed into the paper.

2. The absence of late payments and these payments can be checked immediately, That's because the process of payment is by credit card, so that payments will be on time, because before the payment process declared invalid, then the sale is not considered complete and can be ordered items not delivered.
3. With e-commerce, will reach a broader consumer, because the transactions in e-commerce is not limited by geographical location of a particular region, the transaction can be done between regions or between countries, it is very different from the conventional transactions where the consumer is only limited coverage in a certain areas.
One example of companies that have implemented e-commerce in business activities is the Amazon (www.amazon.com), a company based in Seattle, Washington, United States, but the Amazon as we know it has been transformed into an e-commerce site complete throughout the universe which sells a variety of books, musical instruments, compact disk music, compact disk and other films where the Amazon is more known as the largest online supermarket. Amazon's successful entry into the individual market segments, and managed to have loyal customers the most in the world. Amazon is domiciled in the United States, but the area is almost selling around the world including in Indonesia.


In a simple transaction process in e-commerce can be described as follows:

The process of purchasing an item via the Internet started when buyers visit a particular site that sells goods that are in need, the next step is the selection of goods at will (product selection). Purchasers who want to choose groceries can be purchased using a shopping cart to store data about the goods that have been selected and will be paid. Simple description of this shopping cart is like a shopping cart or basket that we normally use to shop at supermarkets or traditional markets serve as a place to put things our groceries. Cart itself is usually in the form of a web form, and made with a combination of CGI, databases, and HTML with SSL encryption for data security guarantor. As in the shopping cart in the supermarket, the Shopping cart items already entered can be cancel / return.

After the goods to be purchased is selected, the next process is the buyer must make the payment process. Previously buyers must fill out the form transactions. Usually this form to ask the buyer's identity and credit card numbers. Because this information could be misused if it falls into the wrong hands, then the party providers of e-commerce has been arranged for sending the data securely run, with certain security standards. After filling the form, the e-commerce provider will send an email to consumers and to the credit card issuer to check the truth of the consumer data it.
Once the data are correct, then declared a provider of e-commerce retailers will tell about what items are ordered by consumers, retailers will deliver goods ordered by mail directly to home buyers (UPS, FEDEX, etc). Even some cyber shop provide facilities for the buyer to check the status of goods that have been sent through the Internet (egg, FEDEX. Www.fedex.com).
Continue Reading...
There was an error in this gadget
 

BUSINESS REVIEW Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template